Information and Links

Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.

Other Posts
WISATA BANJIR DI BALI
Perjalanan Ke Cina

Akankah Indonesia kehilangan segala-galanya?

Posted by gde on October 7th, 2007

Saya membaca tentang lagu “Rasa Sayange” diklaim oleh Malaysia sebagai lagu tradisional mereka dan saat ini lagu tersebut dipergunakan sebagai Jingle Kampanye Wisata Malaysia

Jika kita kembali melihat kebelakang:

  • beberapa pulau yang pernah dimiliki oleh Indonesia telah berpindah kepemilikan yaitu berdiri sendiri menjadi negara baru dan beberapa pulau di claim dan diambil alih oleh Malaysia
  • pakaian tradisional batikpun telah dihak milik pihak lain
  • beberapa atlit kebanggaan telah diambil menjadi atlit negara lain
  • tenaga ahli yang berbakat diambil oleh negara-negara lainnya
  • perusahaan-perusahaan dalam negeri diambil alih oleh pihak luar (telekomunikasi, perbankan, dll)
  • investor local memindahkan investasinya ke negara lain
  • dahulu kita mengexport produk seperti beras, sepatu, pakaian, furniture

Ada apa sebenarnya? dan mengapa semua itu terjadi? akankah kita mampu akan mempertahankan segala sesuatu yang tersisa akan tetap menjadi milik bangsa Indonesia? atau kita telah siap menjadi negara yang terjajah lagi?

Mungkin sudah saatnya kita semua bersatu, menghindari rasialisme dan tidak mau dengan mudah dipecah belah oleh pihak lain, sehingga kita akan mampu mempertahankan segala sesuatu yang tertinggal agar kita tidak kehilangan terhadap segala sesuatu yang masih tersisa.

Mungkin beberapa saran untuk hal yang dapat dilakukan oleh bangsa kita agar dapat menghindari dari kehilangan lebih lanjut:

  • masing-masing daerah yang telah memiliki sebuah adat, kebudayaan, lagu daerah, cagar alam, dan perlengkapan daerah melakukan claim internasional sebagai hak milik daerah tersebut sehingga, jika dikemudian hari ada claim dari pihak lain akan lebih mudah untuk mempertahankan diri.
  • perusahaan, tenaga kerja dan pemerintahan dapat saling memberikan hak dan kewajiban (jangan hanya menuntut hak saja tanpa ada kewajiban), sehingga tidak terjadi hal yang saling membebani dimana pada akhirnya segala sesuatu menjadi berat sebelah dan dapat merugikan salah satu pihak (harus ada rasa saling memiliki sehingga kebersamaan akan tetap terjaga).
  • menghargai atlit-atlit yang berbakat baik yang masih aktif dan telah pensiun, sehingga para atlit tersebut merasa nyaman untuk tetap tinggal dan turut serta memberikan sumbangsih untuk dalam membentuk atlit yang baru (beberapa negara memandang, kemajuan sebuah negara dilihat dari seberapa besar atlit yang berbakat dimiliki oleh negara tersebut).
  • pemerintah harus dapat memberikan kemudahan kepada para perusahaan-perusahaan didaerah masing-masing, sehingga rasa nyaman berinvestasi akan dapat mempertahankan kelangsungan hidup dari perusahaan tersebut dan tidak akan mengakibatkan pengalihan kepemilikan perusahaan kepihak asing dan atau merelokasikan perusahaan kenegara lain.
  • pemerintah dan perusahaan swasta agar dapat menyediakan lapangan pekerjaan yang cukup dan sesuai bagi tenaga ahli yang dimiliki sehingga kecenderungan mencari pekerjaan keluar dari Indonesia dapat diminimalisasi.
  • pemerintah jangan berbangga hati karena dapat mengirim tenaga kerja keluar negeri, namun berbanggalah jika dapat membuka lapangan pekerjaan bagi warganya, sehingga tenaga kerja yang handal akan tetap dimiliki.
  • hilangi rasa rasial, sehingga kita tidak mudah dipecah belah oleh orang-orang yang tidak menginginkan keutuhan. Contoh Noordin M. Top, Dr. Azahari yang telah dapat memperdayai warga kita untuk menghancurkan negara sendiri.

Akankah semua saran tersebut dapat terjadi? mungkin jawaban ya dan tidak, karena bergantung pada kemauan dari semua pihak berkeinginan untuk maju.

Jika kita mengaca kembali, Negara kita pernah menjadi negara yang lebih maju daripada Malaysia, namun saat ini negara kita mengalami kemunduran yang sangat jauh. Akankah kita berkeinginan untuk tetap menjadi negara yang tertinggal jauh? No Way …

Demikian perasaan yang saya miliki dan berharap negara kita dimasa yang akan datang dapat menjadi negara yang maju bukan menjadi negara yang terbelakang. Harapan lain untuk masa yang akan datang, kita akan berbangga karena dapat melakukan export PRODUK bukan TENAGA KERJA. (I Love my Country INDONESIA)



Write a Comment

Take a moment to comment and tell us what you think. Some basic HTML is allowed for formatting.

Reader Comments

Be the first to leave a comment!