Information and Links
Join the fray by commenting, tracking what others have to say, or linking to it from your blog.
- Other Posts
- Perjalanan Ke Cina
- Perjalanan singkat Ke Singapore
Bagaimana RFID Bekerja
Sebelumnya saya pernah membahas tentang teknologi RFID, dan mendapatkan masukkan untuk menjelaskan tentang teknologi ini lebih lengkap.
Adapun teknologi RFID ini merupakan teknologi yang cukup lama, dimana pada awalnya dikembangkan dari teknologi diteksi barang-barang yang berada di supermarket yang telah diberi label khusus. Pada teknologi tersebut, alat pembaca hanya menerima balasan dari label yang telah diset pada freq tertentu, sehingga pada label yang memiliki freq yang berbeda tidak akan membunyikan alarm.
Pada teknologi RFID masih menggunakan sistem penditeksian label tersebut, namun perbedaannya adalah chip RFID dapat menampung beberapa byte data dan chip RFID akan menggirimkan informasi yang tersimpan didalam chip kealat pembaca.
Teknologi chip RFID terdapat 2 jenis yaitu aktif chip dan pasif chip,
- teknologi aktif chip, dimana chip tersebut diberi tenaga dengan menggunakan battery dan daya yang dibutuhkan sangat kecil, sehingga dari chip yang menggunakan battery tersebut dapat bertahan cukup lama (sampai battery habis). Kelebihan daripada aktif chip adalah jarak jangkauan untuk alat pembacaan data dapat membaca data yang terdapat didalam chip dari jarak yang cukup jauh, namun kelemahannya adalah ukuran akan menjadi besar karena terdapat battery tambahan.
- teknologi pasif chip, dimana chip ini tidak menggunakan tenaga battery (sumber energi diambil dari freq yang dipancarkan oleh alat pemancar, dimana sistem kerjanya sama dengan lampu pada handphone yang menyala jika terdapat panggilan masuk), sehingga chip tersebut dapat diperggunakan selama-lamanya. Namun, kelemahan dari chip tipe ini adalah jarak jangkauan untuk alat pembaca data dapat membaca data yang terdapat didalam chip hanya berjarak beberapa cm. Untuk meningkatkan jarak baca pada chip tipe ini adalah dengan menambahkan antena external pada chip RFID tersebut.
Chip RFID memiliki bentuk yang unik, dimana ukurannya sangat kecil, sehingga mudah untuk di tanamkan diberbagai tempat seperti misalnya mata uang us dolar untuk edisi terbaru telah menggunakan RFID, transaksi pembayaran di Singapore dengan menggunakan kartu yang berisikan RFID, dll.
Didalam membangun sistem yang berbasis RFID dibutuhkan perlengkapan seperti:
- Sebuah chip RFID telah dimasukkan informasi berupa no seri (atau data tertentu sesuai dengan keinginan untuk jenis RFID R/W atau no seri acak yang telah secara otomatis diisikan oleh pabrik pembuat RFID), dimana chip tersebut akan bekerja pada freq tertentu yang telah ditentukan oleh pabrik pembuat (terdapat beberapa standard freq untuk RFID sebagai contoh 125-134 kHz, 13.56 MHz, 2.45 GHz, 5.8 GHz dan masih banyak lagi untuk informasi lebih lanjut dapat dicari di Google)
- Alat pembaca yang dapat memancarkan gelombang freq tertentu sesuai dengan kartu yang akan diggunakan, dimana alat pembaca tersebut juga berfungsi sebagai alat penerima informasi yang terkirim dari chip yang memiliki data.
- Komputer atau microkontroller yang berfungsi menggolah data input dari user.
Pada dasarnya chip RFID berperan sama dengan dengan Barcode, magnetik, smart card, punchcard, kode/no rekening pada buku check, label, dll. Adapun cara kerja daripada RFID yaitu:
- Sebuah alat pembaca RFID akan selalu memancarkan signal / freq tertentu secara terus-menerus sampai terdapat sebuah chip RFID menerima signal tersebut pada jarak jangkauan tertentu tergantung dengan antena yang terpasang.
- Sebuah chip RFID melintasi area dari pembaca RFID tersebut, dimana chip tersebut akan secara otomatis aktif jika freq yang dipancarkan sesuai dengan freq yang di set didalam chip RFID tersebut yaitu membalas dengan cara mengirimkan data yang terdapat didalamnya.
- Alat pembaca yang menggirimkan freq tersebut akan menerima data yang dikirimkan oleh chip RFID, lalu melanjutkan data tersebut ke komputer/microkontroller untuk diolah.
- Jika data yang terkirim tersebut sesuai dengan yang diinginkan, maka akan dilakukan sesuai sesuai dengan keinginan. Sebagai contoh membuka pintu, mengabsen, dll.
Adapun kelebihan daripada RFID dibandingkan alat-alat yang sejenis yaitu
- Data yang dapat ditampung lebih banyak daripada alat bantu lainnya (kurang lebih 2000 byte)
- ukuran sangat kecil (untuk jenis pasif RFID) sehingga mudah ditanamkan dimana-mana
- bentuk dan design yang flexibel sehingga sangat mudah untuk dipakai diberbagai tempat dan kegunaan karena chip RFID dapat dibuat dari tinta khusus (baca http://news.bbc.co.uk/1/hi/technology/3860229.stm untuk informasi lebih lanjut mengenai tinta khusus tersebut)
- pembacaan informasi sangat mudah, karena bentuk dan bidang tidak mempengaruhi pembacaan, seperti sering terjadi pada barcode, magnetik dll.
- Jarak pembacaan yang flexibel bergantung pada antena dan jenis chip RFID yang digunakan. Seperti contoh autopayment pada jalan tol, penghitungan stok pada ban berjalan, access gate.
- kecepatan dalam pembacaan data.
Kelemahan daripada teknologi RFID :
- akan terjadi kekacauan informasi jika terdapat lebih daripada 1 chip RFID melalui 1 alat pembaca secara bersamaan, karena akan terjadinya tabrakkan informasi yang diterima oleh pembaca (kendala ini dapat terselesaikan oleh kemampuan akan kecepatan penerimaan data sehingga chip RFID yang masuk belakangan akan dianggap sebagai data yang berikutnya)
- jika terdapat freq overlap (dua freq dari pembaca berada dalam satu area) dapat memberikan informasi data yang salah pada komputer/pengolah data sehingga tingkat akuransi akan berkurang (permasalahan ini dipecahkan dengan cara pengimplementasian alat diteksi tabrakan freq atau menata peletakan area pembacaan sehingga dapat menghindari tabrakan)
- gangguan akan terjadi jika terdapat freq lain yang dipancarkan oleh peralatan lainnya yang bukan diperuntukkan untuk RFID, sehingga chip akan merespon freq tersebut (freq Wifi, handphone, radio pemancar, dll)
- privasi seseorang akan secara otomatis menjadi berkurang, karena siapa saja dapat membaca informasi dari diri seseorang dari jarak jauh selama orang tersebut memiliki alat pembaca, sebagai contoh seseorang dapat membaca jumlah uang yang dimiliki orang lain didalam dompetnya.
Konsep dan perencanaan pengimplementasian RFID dimasa sekarang dan akan datang:
- Pada tahun 1995 saya kuliah di Amerika, dimana sebuah gedung apartment telah menggunakan smart tag (RFID sekarang) sebagai penganti kunci akses menuju gerbang apt, lift (lantai yang dapat diakses dibatasi), tempat fasilitas.
- Pada berita yang pernah saya lihat (kalau tidak salah Discovery Channel) dimana masa yang akan datang setiap manusia akan ditanamkan chip RFID sebagai pengganti kartu pengenal, dimana didalam chip tersebut akan tersimpan informasi mengenai orang tersebut dan jenis chip yang akan ditanamkan adalah jenis aktif chip. Sebagai prototype project chip tersebut telah diuji cobakan pada binatang peliharaan (seperti kucing, anjing dimana pada saat binatang tersebut ditemukan dijalanan akan diketahui pemilik dari binatang tersebut), pada tahanan khusus Amerika (penganti no tahan yang ditato pada tangan tahanan).
- Prototype smart home telah dibuat, dimana seluruh pintu rumah, lampu dan perlengkapan lainnya akan secara otomatis merespon orang yang memiliki chip tersebut dan mengaktifkan segala sesuatu sesuai dengan karakter dari orang tersebut.
- Pada tahun 2002 saya menggikuti pertemuan tentang teknologi RFID ini di Singapore, dimana pada saat itu teknologi RFID akan diimplementasikan sebagai media pembayaran diberbagai bidang seperti alat transportasi, fending mesin, jalan tol, dll. Mayoritas seluruh planning tersebut pada saat ini telah dilaksanakan di negara-negara maju termasuk Singapore, Malaysia.
- Sebagai Smart Tag pada passport sehingga birokrasi pada imigrasi dapat diminimalisasi (teknologi ini telah diterapkan di Malaysia, yaitu dibandara internasional terdapat ruang imigrasi khusus bagi warga Malaysia, dimana seseorang masuk kedalam ruangan tersebut, menaruh passport pada sebuah kotak kecil, dan menindai sidik jari, jika orang tersebut merupakan orang yang benar, maka pintu menuju ruang keberangkatan akan secara otomatis terbuka dan data tentang keberangkatan akan tercatat secara otomatis, jika tidak maka pintu masuk sebelumnya terbuka dan orang tersebut keluar dari ruangan tersebut. Segala aktifitas dari orang-orang yang terdapat didalam ruangan tersebut akan di awasi dari ruangan lainnya oleh seorang petugas imigrasi melalui monitor). Namun teknologi RFID pada passport ini telah membawa masalah disalah satu negara eropa.
- Dimasa yang akan datang, pelebelan pada seluruh produk kebutuhan sehari-hari (seperti sampoo, sabun, makanan) akan dialihkan dari teknologi barcode menuju RFID sehingga dapat dikombinasikan dengan teknologi pembayaran yang berbasis RFID, dimana seseorang yang berbelanja di supermarket tidak perlu antri berlama-lama ria di counter kasir, karena seluruh barang belanjaan akan diditeksi secara otomatis oleh gate check out dan pemotongan rekening pada rekening yang terdaftar pada chip pembayaran secara otomatis.
Dari penjabaran tersebut diatas, akankah hidup kita menjadi lebih mudah? ataukah privasi kita akan menjadi milik umum? apakah hidup kita akan menjadi lebih aman ataukah sebaliknya? namun semua itu demi sebuah kemajuan dalam kemudahan hidup ini.



Tulican yang bagus dan menarik.
Salam kenal, mas Herman :DreCAPTCHA WP Error:incorrect-captcha-sol